Unhas Gelar Monitoring dan Evaluasi Penyelesaian Studi Mahasiswa dan Capaian MKPK

Makassar, 9 Maret 2026 – Universitas Hasanuddin menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi Penyelesaian Studi Mahasiswa dan Capaian Mata Kuliah Penguatan Kompetensi (MKPK) Semester Akhir Tahun Akademik 2025/2026, Senin (9/3/2026). Kegiatan berlangsung pukul 08.30–11.30 WITA di Ruang Dr. Harifin A. Tumpa, S.H., M.H., Lantai 2 Fakultas Hukum Unhas.

Kegiatan ini menjadi ruang koordinasi untuk melihat perkembangan penyelesaian studi mahasiswa pada berbagai jenjang pendidikan sekaligus mengevaluasi capaian MKPK mahasiswa S1 angkatan 2023. Pimpinan fakultas dan sekolah diminta menyiapkan data terkait kedua aspek tersebut sebagai bahan pembahasan dalam kegiatan.

Monitoring dan evaluasi diikuti oleh unsur pimpinan dan pengelola akademik dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, serta Fakultas Ilmu Budaya. Dari masing-masing fakultas, kegiatan melibatkan dekan, wakil dekan bidang akademik dan kemahasiswaan, ketua program studi seluruh jenjang, serta pengelola akademik terkait.

Dari FIB Unhas, keterlibatan para ketua program studi dalam kegiatan ini menjadi penting karena program studi berhubungan langsung dengan pemantauan perkembangan akademik mahasiswa. Data mengenai masa studi dapat menjadi bahan untuk melihat mahasiswa yang membutuhkan perhatian dan tindak lanjut agar proses penyelesaian studi dapat berjalan dengan baik.

Selain penyelesaian studi, pertemuan ini juga memberikan perhatian pada capaian Mata Kuliah Penguatan Kompetensi (MKPK) mahasiswa S1 angkatan 2023. Pemantauan tersebut menjadi bagian dari upaya universitas untuk memastikan pelaksanaan kegiatan akademik mahasiswa dapat terpantau secara berkala.

Kegiatan juga melibatkan Direktorat Pendidikan, Direktorat Transformasi Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran, serta sejumlah unit terkait, antara lain Subdirektorat Administrasi Pendidikan, Subdirektorat Pembelajaran Mandiri/MBKM, dan Subdirektorat Teknologi dan Inovasi Pembelajaran.

Undangan kegiatan disampaikan atas nama Rektor oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof. Muhammad Ruslin, drg., M.Kes., Ph.D., Sp.B.M.Mf., Subsp.Ortognat.D.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, koordinasi antara universitas, fakultas, dan program studi diharapkan semakin kuat, khususnya dalam memantau perjalanan studi mahasiswa. Data yang tersedia tidak hanya menjadi bagian dari administrasi akademik, tetapi juga menjadi bahan penting dalam menentukan langkah tindak lanjut bagi mahasiswa yang membutuhkan pendampingan dalam penyelesaian studinya.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan pentingnya pemantauan akademik yang dilakukan secara bersama dan berkelanjutan, sehingga mahasiswa dapat memperoleh dukungan yang tepat untuk menyelesaikan studi sesuai dengan tahapan akademiknya.

FIB Unhas Ikuti Tahapan Penilaian Zona Integritas Menuju WBK/WBBM

Makassar, 17 Juni 2026 – Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Hasanuddin mengikuti tahapan penilaian Zona Integritas (ZI) melalui kegiatan presentasi dan tanya jawab yang dilaksanakan pada Rabu, 17 Juni 2026, di Ruang Rapat Senat Lantai 2 FIB Unhas. Kegiatan dimulai pukul 13.00 WITA dan diikuti oleh berbagai unsur pimpinan serta pengelola di lingkungan fakultas.

Kegiatan ini merupakan bagian dari proses wawancara pengusulan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi/Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBK/WBBM). Pelaksanaannya merujuk pada surat Inspektur I Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tertanggal 10 Juni 2026.

Dalam kegiatan tersebut, FIB Unhas mengikuti sesi presentasi dan tanya jawab sebagai bagian dari penilaian Zona Integritas. Forum ini menjadi kesempatan bagi fakultas untuk menyampaikan berbagai upaya yang telah dilakukan dalam membangun tata kelola yang lebih baik sekaligus menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan proses pembangunan Zona Integritas.

Kegiatan diikuti oleh para Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris GPM-PR, para Ketua Departemen/Ketua Program Studi S1, S2, dan S3, Ketua Manajer Zona Integritas, Kepala Bagian Tata Usaha, para Kepala Subbagian, serta Admin Zona Integritas FIB Unhas.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa pembangunan Zona Integritas merupakan kerja bersama yang membutuhkan dukungan dari seluruh unit di lingkungan fakultas. Tidak hanya terkait kelengkapan administrasi, proses ini juga mendorong terbentuknya budaya kerja yang semakin transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan.

Dekan FIB Unhas, Prof. Dr. Andi Muhammad Akhmar, S.S., M.Hum., turut mengoordinasikan kehadiran unsur-unsur terkait melalui undangan resmi fakultas.

Melalui tahapan presentasi dan tanya jawab ini, FIB Unhas terus memperkuat komitmen bersama dalam pembangunan Zona Integritas. Proses penilaian juga menjadi kesempatan untuk melihat kembali berbagai hal yang telah berjalan dengan baik sekaligus mengidentifikasi bagian yang masih perlu diperkuat.

Dengan semangat kolaborasi seluruh sivitas akademika dan tenaga kependidikan, FIB Unhas berharap proses pembangunan Zona Integritas dapat terus berkembang dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas tata kelola dan pelayanan di lingkungan fakultas.

FIB Unhas Perkuat Komitmen Zona Integritas melalui Wawancara Bersama Tim Penilai Nasional

Makassar, 7 Agustus 2026 – Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Hasanuddin terus memperkuat komitmennya dalam pembangunan Zona Integritas melalui pelaksanaan wawancara bersama Tim Penilai Nasional (TPN). Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 7 Agustus 2026, pukul 08.30 WITA, bertempat di Ruang Rapat Senat Lantai 2 Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin.

Kegiatan ini merupakan bagian dari proses penilaian pembangunan Zona Integritas yang melibatkan berbagai unsur pimpinan dan pengelola di lingkungan FIB Unhas. Peserta yang diundang meliputi para Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris GPM-PR, Ketua dan Sekretaris Departemen/Program Studi S1, S2, dan S3, para Manajer Area Zona Integritas, Kepala Bagian Tata Usaha, para Kepala Subbagian, serta Admin Zona Integritas.

Dalam proses wawancara, unsur-unsur yang terlibat memberikan informasi dan penjelasan berkaitan dengan pelaksanaan pembangunan Zona Integritas di lingkungan Fakultas Ilmu Budaya. Kegiatan ini sekaligus menjadi kesempatan untuk memperlihatkan keterlibatan berbagai unit dalam mendukung penguatan tata kelola kelembagaan.

Kehadiran pimpinan fakultas, departemen dan program studi, unit penjaminan mutu, pengelola administrasi, serta tim Zona Integritas menunjukkan pentingnya sinergi antarelemen dalam pelaksanaan program tersebut. Pembangunan Zona Integritas membutuhkan keterlibatan bersama agar berbagai program yang telah direncanakan dapat diterapkan secara konsisten pada seluruh unit kerja.

Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Andi Muhammad Akhmar, S.S., M.Hum., secara resmi mengundang seluruh unsur terkait untuk berpartisipasi dalam kegiatan wawancara bersama Tim Penilai Nasional tersebut.

Melalui kegiatan ini, FIB Unhas menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat budaya kerja yang berintegritas dan meningkatkan kualitas tata kelola kelembagaan. Proses pembangunan Zona Integritas diharapkan tidak berhenti pada tahapan penilaian, tetapi menjadi bagian dari budaya organisasi yang diterapkan secara berkelanjutan dalam penyelenggaraan layanan akademik maupun administrasi.

Wawancara bersama Tim Penilai Nasional juga menjadi momentum bagi FIB Unhas untuk melakukan refleksi dan evaluasi terhadap berbagai upaya peningkatan mutu yang telah dilaksanakan. Kolaborasi seluruh unsur fakultas diharapkan semakin memperkuat terciptanya lingkungan kerja yang profesional, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen terhadap perbaikan berkelanjutan, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin terus berupaya menghadirkan tata kelola kelembagaan yang semakin berkualitas sekaligus memperkuat implementasi Zona Integritas di lingkungan fakultas.

FIB Unhas – Berintegritas, Profesional, dan Berorientasi pada Pelayanan.

Penarikan Mahasiswa Program Magang Berdampak Prodi Sastra Arab Unhas

Makassar, 16 Juli 2026 – Program Studi Sastra Arab, Departemen Sastra Asia Barat, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Hasanuddin melaksanakan kegiatan penarikan mahasiswa Program Magang Berdampak Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.

Penarikan mahasiswa dilaksanakan oleh dosen pendamping, Mujadilah Nur, S.S., M.Hum., dan diterima secara langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Tamalate, Dr. Sahruddin, S.Ag., M.Pd.I., bersama para pegawai KUA Kecamatan Tamalate. Kegiatan ini menandai berakhirnya masa pelaksanaan magang bagi empat mahasiswa Program Studi Sastra Arab, yaitu:
1. Irgi Sinrang Pajumai, NIM F031231032
2. Andi Nur Elda Irjasti Daraselunda, NIM F031231068
3. Fauziah Faradiba, NIM F031231028
4. Zafirah Asyifa Nurul Ain, NIM F031231072
Selama mengikuti Program Magang Berdampak, para mahasiswa memperoleh kesempatan untuk mengenal lingkungan kerja secara langsung serta mengembangkan kompetensi profesional yang meliputi kedisiplinan, tanggung jawab, kemampuan berkomunikasi, kerja sama tim, pelayanan kepada masyarakat, dan kemampuan beradaptasi dengan budaya kerja di lingkungan instansi pemerintah.
Program ini menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang mempertemukan pengetahuan akademik dengan pengalaman praktis. Melalui keterlibatan dalam berbagai kegiatan di KUA Kecamatan Tamalate, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai tata kelola administrasi, etika pelayanan publik, komunikasi kelembagaan, serta pentingnya sikap profesional dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab.
Dalam sambutannya, dosen pendamping, Mujadilah Nur, S.S., M.Hum., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala KUA Kecamatan Tamalate beserta seluruh pegawai yang telah menerima, membimbing, dan mendampingi mahasiswa selama pelaksanaan program magang. Pendampingan yang diberikan telah menjadi bagian penting dalam pengembangan wawasan, keterampilan, karakter, dan kesiapan mahasiswa untuk menghadapi dunia kerja.

Kepala KUA Kecamatan Tamalate, Dr. Sahruddin, S.Ag., M.Pd.I., juga menyampaikan apresiasi atas partisipasi dan kontribusi para mahasiswa selama mengikuti kegiatan magang. Kehadiran mahasiswa diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman pembelajaran bagi mereka, tetapi juga mendukung terciptanya hubungan kelembagaan yang semakin baik antara KUA Kecamatan Tamalate dan Universitas Hasanuddin.
Kegiatan penarikan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Selain menjadi penanda selesainya program magang, kegiatan ini juga menjadi ruang evaluasi, penyampaian kesan dan pesan, serta penguatan kerja sama antara Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin dan KUA Kecamatan Tamalate. Acara ditandai dengan penyerahan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin dan diakhiri dengan sesi foto bersama.
Melalui Program Magang Berdampak ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga belajar membangun integritas, kepekaan sosial, tanggung jawab, dan semangat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam melanjutkan proses akademik maupun mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.
Program Studi Sastra Arab berharap kerja sama dengan KUA Kecamatan Tamalate dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan melalui berbagai kegiatan pendidikan, magang, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi mahasiswa, perguruan tinggi, instansi mitra, dan masyarakat.

FIB Unhas Gelar Rapat Akademik, Bahas Evaluasi Masa Studi hingga Kesiapan Perkuliahan Semester Baru

Makassar, 2 Juli 2026 – Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Hasanuddin menggelar rapat akademik pada Kamis, 2 Juli 2026, di Ruang Rapat Senat Lantai 2 FIB Unhas. Pertemuan yang dimulai pukul 13.00 WITA ini membahas sejumlah agenda penting menjelang pelaksanaan semester pertama Tahun Akademik 2026/2027.

Rapat diikuti oleh para Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris Departemen/Program Studi S1, S2, dan S3, Ketua dan Sekretaris GPM-PR, Kepala Bagian Tata Usaha, Kasubag Akademik dan Kemahasiswaan, Kasubag Perencanaan dan Sumber Daya, Kepala Sekretariat Departemen/Prodi S1, serta pengelola Pascasarjana FIB Unhas.

Salah satu pembahasan utama dalam pertemuan ini adalah evaluasi mahasiswa yang telah mencapai batas masa studi. Para Ketua Program Studi diminta membawa dan melaporkan data mahasiswa yang masuk dalam kategori tersebut. Pembahasan ini menjadi penting agar kondisi akademik mahasiswa dapat dipantau dan ditindaklanjuti oleh masing-masing program studi.

Selain evaluasi masa studi, rapat juga membahas monitoring penginputan nilai semester akhir tahun akademik 2025/2026. Ketepatan penginputan nilai menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan kelancaran administrasi akademik dan perkembangan studi mahasiswa.

Menjelang dimulainya Tahun Akademik 2026/2027, FIB Unhas juga melakukan monitoring terhadap penginputan jadwal mata kuliah semester awal. Koordinasi antara fakultas dan program studi diperlukan agar jadwal perkuliahan dapat dipersiapkan lebih awal dan pelaksanaan pembelajaran berjalan dengan baik.

Hal lain yang tidak kalah penting adalah kesiapan fasilitas pembelajaran. Rapat membahas ketersediaan dan kesiapan ruang serta sarana perkuliahan untuk semester awal Tahun Akademik 2026/2027.

Pertemuan ini menjadi ruang koordinasi bagi pimpinan fakultas, program studi, pengelola akademik, dan tenaga kependidikan untuk melihat kembali berbagai pekerjaan akademik yang perlu diselesaikan sekaligus mempersiapkan semester baru.

Rapat dilaksanakan berdasarkan undangan Dekan FIB Unhas, Prof. Dr. Andi Muhammad Akhmar, S.S., M.Hum., tertanggal 1 Juli 2026.

Melalui koordinasi rutin seperti ini, FIB Unhas terus berupaya memastikan layanan akademik berjalan dengan baik, mulai dari pemantauan perkembangan studi mahasiswa, penyelesaian nilai, penyusunan jadwal, hingga kesiapan ruang perkuliahan. Dengan persiapan yang matang, pelaksanaan perkuliahan semester awal Tahun Akademik 2026/2027 diharapkan dapat berlangsung lebih tertib dan lancar.

Sembilan Mahasiswa Sastra Arab FIB Unhas Ajukan PIN Ujian Akhir

Makassar – Program Studi Sastra Arab Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin kembali mencatat perkembangan positif dalam penyelesaian studi mahasiswa. Sebanyak sembilan mahasiswa telah mengajukan PIN ujian akhir yang terdiri atas lima mahasiswa jalur skripsi dan empat mahasiswa jalur artikel jurnal.

Mahasiswa jalur skripsi yang mengajukan ujian adalah Qatrunnada Khairunnisa dengan penelitian mengenai pemanfaatan Instagram dalam meningkatkan keterampilan berbahasa Arab mahasiswa, Andhika Misbachul Fuadi yang mengkaji majaz mursal dalam Al-Qur’an, Najwa Salsabila Mukarram yang meneliti gaya bahasa isti‘arah dalam novel Al-Masih Al-Andalusi, Almutmainna yang mengangkat kritik sastra feminis terhadap karya Nawal El-Saadawi, serta Zaenab yang melakukan analisis ilmu ‘arudh terhadap syair-syair dalam Diwan Al-Jawahiri.

Sementara itu, pada jalur artikel jurnal, Winda Sari mengkaji implementasi metode Team Games Tournament dalam peningkatan kosakata bahasa Arab siswa madrasah, Tsiqah Tsaqalain meneliti makna kontekstual kata qadha dalam Al-Qur’an melalui pendekatan semantik, Nurul Izzah Mujahidah mengangkat penggunaan metode role play untuk meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Arab di lembaga tahfiz, dan Muthmainnah Nurdin menganalisis makna romantisme dalam lirik lagu Albi Ya Albi karya Nancy Ajram menggunakan teori semiotika Ferdinand de Saussure.

Beragam tema penelitian yang diangkat menunjukkan luasnya bidang kajian yang berkembang di Program Studi Sastra Arab, mulai dari pendidikan bahasa Arab, linguistik, semantik Al-Qur’an, balaghah, sastra Arab, hingga kajian semiotika. Hal ini sekaligus mencerminkan komitmen mahasiswa dalam menghasilkan karya ilmiah yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan kebutuhan masyarakat.

Ketua Program Studi Sastra Arab FIB Unhas menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang telah mencapai tahap akhir penyelesaian studi. Diharapkan seluruh proses ujian dan penilaian artikel dapat berjalan lancar sehingga para mahasiswa dapat segera menyelesaikan studinya serta memberikan kontribusi akademik bagi pengembangan bahasa dan sastra Arab di Indonesia.

 

Unhas Gelar Workshop Penguatan Implementasi MKPK Berbasis SDGs Tahun 2026

Makassar, 2 Maret 2026

Universitas Hasanuddin menyelenggarakan Workshop Penguatan Implementasi MKPK untuk Transformasi Pembelajaran dan Kampus Berdampak Berbasis SDGs Tahun 2026 pada Senin, 2 Maret 2026, bertempat di Ballroom Unhas Hotel and Convention, Makassar.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Hasanuddin dalam memperkuat implementasi Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian dan Kompetensi (MKPK) sebagai instrumen transformasi pembelajaran yang adaptif, inovatif, dan berdampak langsung bagi masyarakat, sejalan dengan prinsip Sustainable Development Goals (SDGs).

Workshop ini dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, antara lain Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Pengembangan, dan Keuangan, para Dekan Fakultas, Ketua Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan, Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Wakil Dekan Bidang Kemitraan, Riset, Inovasi dan Alumni, para Direktur dalam lingkup akademik dan kemahasiswaan, Direktur Keuangan, Akuntansi dan Pelaporan, Direktur Kemitraan, Ketua Program Studi Sarjana (S1), serta para Kepala Subdirektorat terkait di lingkungan Universitas Hasanuddin.

Rektor Universitas Hasanuddin, Jamaluddin Jompa, dalam sambutannya menegaskan bahwa penguatan MKPK menjadi langkah strategis dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada kontribusi nyata terhadap pembangunan berkelanjutan.

Workshop ini membahas strategi implementasi MKPK yang lebih terintegrasi dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja, termasuk penguatan pembelajaran berbasis proyek, kemitraan, inovasi, serta integrasi nilai-nilai SDGs dalam kurikulum. Diskusi yang berlangsung dinamis menekankan pentingnya kolaborasi lintas fakultas dan unit dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang berdampak.

Melalui kegiatan ini, Universitas Hasanuddin menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi menjadi perguruan tinggi yang unggul, inovatif, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional maupun global.

FIB Unhas Gelar Workshop Pengisian Instrumen IAPS 5.1 dalam Rangka Persiapan Akreditasi Prodi

Makassar, 19 Februari 2026

Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Hasanuddin menyelenggarakan Workshop Pengisian Instrumen IAPS 5.1 pada Kamis, 19 Februari 2026, bertempat di Ruang Rapat Senat FIB. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari persiapan akreditasi program studi di lingkungan FIB yang mengacu pada Peraturan BAN-PT Tahun 2025 tentang Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPS) 5.1.

Workshop ini dihadiri oleh para Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris Gugus Penjaminan Mutu dan Peningkatan Reputasi (GPM-PR), Ketua dan Sekretaris Departemen/Program Studi S1, Ketua Program Studi S2 dan S3, Kepala Bagian Tata Usaha, serta Kepala Subbagian di lingkup Fakultas Ilmu Budaya.

Dekan Fakultas Ilmu Budaya, Prof. Dr. Andi Muhammad Akhmar, S.S., M.Hum., dalam arahannya menegaskan bahwa akreditasi bukan sekadar pemenuhan administrasi, melainkan cerminan mutu tata kelola akademik, kualitas pembelajaran, serta keberlanjutan pengembangan program studi. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan keseriusan seluruh unit dalam menyiapkan dokumen serta data dukung yang akurat dan relevan.

Dalam workshop ini, peserta mendapatkan pemaparan teknis mengenai struktur dan komponen IAPS 5.1, strategi pengisian instrumen berbasis data, serta penyelarasan dokumen pendukung dengan standar mutu yang ditetapkan oleh BAN-PT. Diskusi berlangsung aktif dengan fokus pada penguatan aspek tata kelola, sumber daya, luaran tridarma, serta capaian kinerja program studi.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesiapan seluruh program studi dalam menghadapi proses akreditasi, sekaligus mendorong budaya mutu yang berkelanjutan di lingkungan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Hasanuddin.